Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Home » Sosiologi » Permasalahan Sosial Akibat Globalisasi di Tingkat Lokal

Permasalahan Sosial Akibat Globalisasi di Tingkat Lokal

1 min read

Reaksi masyarakat yang pro dan kontra terhadap globalisasi menunjukkan globalisasi tidak hanya membawa dampak positif, namun juga negatif.

Globalisasi memengaruhi berbagai bidang kehidupan masyarakat, seperti bidang ekonomi, politik, budaya, dan lingkungan. Globalisasi menimbulkan permasalahan sosial di tingkat lokal.

Dampak negatif globalisasi memunculkan berbagai permasalahan sosial dalam masyarakat, baik tingkat lokal maupun global. Lantas apa saja permasalahan sosial yang muncul akibat globalisasi? Berikut ulasannya!

Permasalahan Sosial Akibat Globalisasi di Tingkat Lokal

Pada umumnya permasalahan sosial di tingkat lokal bersifat kasuistik atau berbeda dengan daerah ataupun negara lain. Adapun permasalahan sosial yang muncul akibat globalikasi di tingkat lokal adalah sebagai berikut.

1. Permasalahan Lokal di Bidang Ekonomi

Permasalahan lokal di bidang ekonomi yang sering terjadi di Indonesia adalah kebakaran hutan. Kebakaran hutan selain menganggu kesehatan dan aktivitas warga yang terpapar kabut asap, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan keberadaan berbagai satwa di hutan.

Kebakaran hutan dan lahan menyebabkan masalah lingkungan yang berhubungan dengan globalisasi. Pada era globalisasi makin banyak perusahaan asing yang membuka lahan untuk kegiatan produksinya. Salah satu cara untuk membuka lahan dilakukan dengan cara pembakaran hutan.

Selain memicu terjadinya kebakaran hutan, keberadaan perusahaan asing juga berpotensi menyebabkan terjadinya eksploitasi sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan pasar. Kondisi ini dapat menumbulkan permasalahan seperti banjir, longsor, dan pencemaran lingkungan.

2. Permasalahan Lokal di Bidang Budaya

Masuknya budaya asing di Indonesia dapat menjadi ancaman dan tantangan bagi generasi muda. Sebagai contoh, tarian modern (modern dance) mula digemari kalangan remaja.

Faktor kekinian dan gerakan tari modern yang lebih mudah dipelajari mendorong generasi muda lebih cepat menguasai tari modern dibandingkan tari tradisional. Kenyataan tersebut menjadi permasalahan dalam masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.remaja.

Masuknya budaya populer akibat pengaruh globalisasi berpotensi menyebabkan perubahan budaya dalam masyarakat. Akibatnya, keberadaan budaya tradisional menjadi terancam karena terkikis dan tergantikan oleh budaya populer.

3. Permasalahan Lokal di Bidang Ekonomi

Kehadiran pasar modern pada era globalisasi menyebabkan aktivitas perdagangan makin berkembang. Banyak produk di pasar modern menawarkan beragam promo menarik yang mengundang minat konsumen Indonesia.

Akibatnya, banyak konsumen lebih tertarik berbelanja di pasar modern daripada pasar tradisional. Kenyataan tersebut menjadi permasalahan bagi para pelaku ekonomi, khsusunya pedagang di pasar tradisional.

4. Permasalahan Lokal di Bidang Politik

Permasalah politik akibat pengaruh globalisasi berkaitan dengan birokrasi, kebijakan pemerintah, dan proses pembangunan. Permasalahan politik di tingkat lokal pada umumnya tidak terlepas dari pengambilan kebijakan pembangunan yang timpang.

Sebagai contoh terkait kebijakan pembangunan melalui kerja sama investor asing atau industri transnasional. Pemerintah daerah cenderung melindungi properti dan keuntungan perusahaan asing daripada hak-hak lokal. Akibatnya terjadi ketimpangan sosial karena hak-hak masyarakat lokal tidak terpenuhi.

Baca jugaDampak Positif dan Negatif Globalisasi di Berbagai Bidang

Nha itulah dia artikel tentang permasalahan sosial akibat globalisasi di berbagai bidang pada tingkat lokal. Demikian artikel yang dapat freedomsiana.id bagikan dan semoga bermanfaat.

Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *