Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Home » Informasi » Seni Budaya » Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Fungsi Pameran

Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Fungsi Pameran

2 min read

Pengertian, tujuan, manfaat dan fungsi pameran,- Pameran adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan ide atau gagasan perupa kepada publik melalui media karya seninya. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi komunikasi antara perupa yang diwakili oleh karya seninya dengan apresiator. Hal ini sejalan dengan definisi yang diberikan Galeri Nasional bahwa: “Pengertian pemeran adalah suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan hingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.”

Penyelenggaraan pameran dalam konteks pembelajaran seni budaya bisa dilakukan dengan baik di sekolah maupun di luar sekolah (masyarakat). Penyelanggaraan pameran di sekolah menyajikan materi pameran berupa hasil studi para siswa dari kegiatan pembelajaran kurikuler, dan kegiatan ekstrakulikuler. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada akhir semester atau akhir tahun ajaran. Adapun konteks pameran yang disajikan berupa berbagai jenis karya seni tupa untuk diapresiasi oleh masyarakat luas.

Tujuan Penyelanggaraan Pameran

Dalam penyelenggarakan pameran setidaknya dikenal beberapa tujuan yaitu:

  • Tujuan sosial dan kemanusiaan.
  • Tujuan komersil.
  • Tujuan yang berkaitan dengan pendidikan.
Sebuah kegiatan pameran yang diselenggarakan dalam lingkup terbatas (sekolah) maupun lingkup yang lebih luas (masyarakat) dapat diselenggarakan dengan harapan karya seni rupa yang dipamerkan terjual dan dana hasil penjualan tersebut digunakan untuk kegiatan sosial kemanusiaan, seperti disumbangkan ke panti asuhan, masyarakat tidak mempu dan korban bencana alam. Ada juga kegiatan pameran yang diselenggarakan dengan harapan karya yang dipamerkan terjual dengan keuntungan yang tinggi bagi pemilik karya atau penyelenggara pameran tersebut. Dalam konteks pembelajaran atau pendidikan seni rupa, pemeran diselenggarakan dengan harapan mendapat apresiasi dan tanggapan dari pengunjung untuk meningkatkan kualitas berkarya selanjutnya
Secara khusus penyelanggaraan pameran di sekolah memiliki manfaat untuk menumbuhkan dan menambah kemampuan kalian dalam memberi apresiasi terhadap karya orang lain serta menambah wawasan dan kemampuan dalam memberikan evaluasi karya secara lebih objektif.

Tujuan dan Manfaat Penyelanggaraan Pemeran

Kegiatan pameran dan pegelaran memiliki manfaat atau fungsi yang dapat dirasakan langsung maupun tidak langsung.
  1. Sebagai media untuk berekspresi diri, berkomunikasi, pengembangan bakat, dan apresiasi.
  2. Mengembangkan kepekaan terhadap alam sekitar dan menambah kehalusan budi pekerti.
  3. Sebagai media ekspresi diri bagi pembuat karya seni.
  4. Sebagai media pengembang bakat. Makin banyak kesempatan untuk pameran, makin banyak latihan untuk mengasah bakat seniman dan masin banyak yang dihasilkan.
  5. Media komunikasi antara pencipta karya seni dengan penikmatnya. Seniman menyampaikan sesuatu ide dan pesan lewat karyanya dan kemudian ditangkap oleh penikmat seni yang melihat pameran.
  6. Media apresiasi seni. Apresiasi merupakan kegiatan yang meliputi pengamatan, penghayatan, penilaian, dan penghargaan terhadap sesuatu.
Pameran karya merupakan akhir dari sebuah proses berkarya agar karya-karya yang dibuat dapat diapresiasi oleh orang lain secara lebih luas. Selama beberapa pelajaran yang telah dilaksanakan, tentulah telah cukup karya yang dihasilkan, baik karya-karya seni rupa dua dimensi maupun karya seni rupa tiga dimensi, baik itu karya seni kriya maupun karya-karya seni murni. 
Meskipun bentuk-bentuk karya masih terbatas, mungkin saja ditemukan penemuan-penemuan menarik yang telah dilakukan oleh para siswa lainnya sehingga sepantasnya pameran karya seni ini dilakukan. Tujuan yang dapat dicapai melalui sebuah pameran karya seni rupa di lingkungan pendidikan meliputi hal-hal sebagai berikut:
  1. Menumbuhkan rasa percaya diri untuk menampilkan karyanya di hadapan publik secara luas.
  2. Membiasakan diri untuk bersikap sportif, dalam arti dituntut untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab atas hasil kerja dan kemampuan diri sendiri.
  3. Mengembangkan sikap apresiasi serta kreasi seni dikalangan para siswa.
  4. Memperluas wawasan dan pengetahuan berorganisasi melalui pameran.
  5. Kita memiliki kesempatan untuk memperkenalkan diri sebagai perupa atau perkriya (pencipta karya seni rupa dan seni kriya).
Pameran seni merupakan komunikasi estetis, yaitu wahana komunikasi antara pencipta (kreator) dan khalayak sebagai apresiator. Pada kesempatan ini kita belajar komunikasi dengan cara khalayak pengunjung pameran melalui media seni rupa.
Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *