Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Home » Geografi » Dampak Positif dan Negatif Pasar Bebas Bagi Indonesia

Dampak Positif dan Negatif Pasar Bebas Bagi Indonesia

1 min read

Kegiatan ekonomi mengalami perkembangan pesat saat ini. Kondisi tersebut mendorong peningkatan hubungan saling ketergantungan antarnegara. Kegiatan ekspor makin terbuka untuk meningkatkan pendapatn negara.

Hubungan antarnegara dalam bentuk perdagangan sangat penting, terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia. Dalam perdagangan internasional dikenal dengan adanya pasar bebas.

Apa itu pasar bebas? Apa dampak dari pasar bebas bagi negara Indonesia, baik itu dampak positif dan negatifnya? Berikut penjelasannya.

Pengertian Pasar Bebas

Pasar bebas adalah konsep ekonomi yang mengacu pada penjualan produk yang dilakukan antarnegara tanpa pemungutan pajak atas ekspor dan impor atau tambahan perdagangan lain.

Mengapa negara-negara di dunia melakukan perdagangan internasional? Alasannya, karena setiap negara tidak dapat menghasilkan sendiri semua barang yang dibutuhkan. Sebagai contoh, negara maju memerlukan karet alam dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Negara maju tidak menghasilkan karet alam sendiri sehingga harus mengimpor dari negara lain.

Indonesia menjadi negara yang memiliki poensi besar untuk menghadapi pasar bebas dunia. Indonesia diminati banyak negara untuk dijadikan mitra perdagangan internasional. Alasannya karena Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia.

Selain itu, Indonesia menjadi pagsa pasar perdagangan yang menjanjikan. Bagi Indonesia, kerja sama perdagangan dalam pasar bebas dapat berdamak positif atau negatif. Apa saja dampak positif dan negatif pasar bebas? Berikut diantaranya.

Dampak Positif Pasar Bebas Bagi Indonesia

Adapun beberapa dampak positif dari pasar bebas bagi Indonesia adalah sebagai berikut.

  1. Meningkatkan daya saing kualitas produk dalam negeri.
  2. Meningkatkan pendapatan nasional melalui ekspor.
  3. Menambah devisa negara melalui bea masuk ekspor dan impor.
  4. Menurunkan atau meniadakan hambatan perdagangan.
  5. Meningkatkan ekspor produk industri dalam negeri.
  6. Meningkatkan investasi dari luar negeri.
  7. Memenuhi kebutuhan dalam negeri melalui impor.
  8. Mengembangkan sektor pariwisata melalui peningkatan jumlah wisatawan.
  9. Meningkatkan lapangan kerja bagi angkatan kerja Indonesia.
  10. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Dampak Negatif Pasar Bebas Bagi Indonesia

Adapun beberapa dampak negatif dari pasar bebas bagi Indonesia adalah sebagai berikut.

  1. Barang-barang luar negeri yang murah dan berkualitas mudah masuk ke Indonesia.
  2. Produk dalam negeri kalah bersaing dengan produk luar negeri.
  3. Eksploitasi sumber daya alam makin marak terjadi.
  4. Sifat konsumtif oleh masyarakat makin meningkat.
  5. Pertumbuhan ekonom menurun jika tidak mampu bersaing.
  6. Ketergantungan terhadap negara maju makin tinggi.
  7. Daya beli masyarakat terhadap produk lokal makin menurun.
  8. Jumlah pengangguran terus bertambah karena kalah bersaing dengan tenaga kerja asing.

Baca juga: Contoh Kerja Sama Multilateral dan Penjelasannya

Nah itulah dia artikel tentang dampak negatif dan positif dari pasar bebas bagi negara Indonesia. Demikian artikel yang dapat freedomsiana.id bagikan tentang pelajaran geografi dan semoga bermanfaat.

Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.