Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Home » Kewirausahaan » Ciri-ciri Pasar Oligopoli

Ciri-ciri Pasar Oligopoli

1 min read

Apa yang dimaksud dengan pasar oligopoli? Pasar oligopoli berasal dari dua kata, yaitu “olio” yang berarti beberapa, dan kata “poli” yang berarti penjual. Jadi, secara sederhana, pasar oligopoli adalah sebuah pasar yang didalamnya terdiri dari beberapa penjual.

Dalam ilmu ekonomi, pasar oligopoli diartikan sebagai bentuk pasar yang hanya terdiri dari beberapa produsen dan penjual saja yang menguasai penawaran. Dikatakan hanya beberapa karena pasar oligopoli hanya terdiri dari dua sampai 10 penjual saja.

Sedangkan untuk penawaran dalam pasar oligopoli dilakukan secara sendiri-sendiri (independen) dan juga secara diam-diam bekerja sama. Ciri khas yang paling menonjol dari pasar oligopoli adalah kebijakan penurunan harga barang oleh suatu perusahaan akan diikuti oleh perusahaan lainnya.

Dengan demikian, setiap perusahaan di dalam pasar oligopoli akan menetapkan kebijakan secara sendiri-sendiri dan kebijakan yang dikeluarkan tersebut akan segara direspon oleh perusahaan lainnya.

Kenapa hal tersebut bisa terjadi, karena setiap perusahaan di pasar oligopoli berkeyakinan bahwa kebijakan dari suatu perusahaan akan memiliki dampak atau pengaruh terjadap penjualan dan keuntungan dari perusahaan lainnya.

Ciri-ciri Pasar Oligopoli

Secara umum ciri dari sebuah pasar oligopoli adalah hanya terdiri atas beberapa perusahaan atau penjual yang hanya menjual produk homogen atau sejenis. Adapun ciri-ciri pasar oligopoli diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Pasar oligopoli hanya terdiri dari beberapa perusahaan saja.
  2. Menghasilkan barang homogen dan barang dengan corak yang berbeda atau beragam.
  3. Perusahaan oligopoli perlu melakukan iklan, sehingga promosi melalui iklan dilakukan secara terus-menerus.
  4. Hanya terdapat sedikit penjual, biasanya antara tiga hingga sepuluh yang menjual produk substansi.
  5. Pasar oligopoli terdapat rintangan atau hambatan yang menyebabkan perusahaan lain kesulitan memasukinya, dan hal ini yang membuat hanya ada sejumlah kecil perusahaan di dalam pasar tersebut.
  6. Penjual di dalam pasar oligopoli memiliki kemampuan dalam menentukan harga, karena terdapat perbedaan dari masing-masing produk yang dijual atau ditawarkan.
  7. Keputusan harga yang diambil oleh suatu perusahaan harus dipertimbangkan oleh perusahaan yang lain.
  8. Pasar oligopoli cenderung melakukan persiangan didalamnya antarprodusen baik harga maupun pelayanan service. Jadi, pelanggan akan mendapatkan mutu produk dan pelayanan yang baik.
  9. Harga di pasar oligopoli cenderung stabil dan jika berubah justru akan mengalami penurunan. Hal tersebut diakibatkan oleh persaingan harga di dalam pasar oligopoli.
  10. Produsen di dalam pasar oligopoli umumnya adalah perusahaan besar. Jadi, untuk penelitian dan pengembangan barang cukup mudah karena mempunyai dana yang cukup.

Kelemahan Pasar Oligopoli

Berdasarkan ciri-ciri pasar oligopoli diatas tentunya pasar oligopoli memiliki kelemahan di dalamnya. Berikut beberaa kelemahan dari pasar oligopoli.

  1. Pasar oligopoli cenderung terjadi pemborosan di dalamnya terutama dalam penggunaan sumber daya ekonomi. Hal tersebut karena produsen tidak beroperasi pada biaya rata-rata (AC) minimum, artinya perusahaan tersebut beroperasi secara tidak efieisn.
  2. Pasar oligopoli di dalamnya sering terjadi eksploitasi, baik itu terhadap konsumen ataupun pemilik faktor produksi.
  3. Dilihat dari segi distribusi pendapatan masyarakat, pasar oligopoli sering menimbulkan ketidakadilan.

Nah, itulah penjelasan sedikit mengenai pasar oligopoli beserta ciri-ciri pasar oligopoli lengkap dan juga kelemahan dari sistem pasar aligopoli. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai pasar oligopoli dan semoga bermanfaat.

Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Bahan Pangan Nabati

Mas Pur
3 min read

Pengertian Wirausaha dan Kewirausahaan (Lengkap)

Asal kata wirausaha – Etimologi kata wirausaha adalah berasal dari kata “wira” dan “usaha”. Kara “Wira” berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur,...
Mas Pur
46 sec read

Pengertian Transportasi, Fungsi, Pihak, dan Moda Transportasi

Bisnis penjualan via online yang sangat berkembang pesat di Indonesia serta keinginan orang yang praktis dalam berbelanja, mengantarkan barang, mengirim barang, dan sebagainya, merupakan...
Mas Pur
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.