Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Home » Kewirausahaan » Pengertian » Bahan Pangan Nabati

Bahan Pangan Nabati

3 min read

Bahan Pangan Nabati adalah? Indonesia sangat kaya akan bahan pangan. Tanah yang subur membuat hampir semua tanaman bisa tumbuh di Indonesia, mulai dari kedelai, padi, singkong, sagu, serta berbagai macam sayuran dan buah bisa dapat dengan mudah didapat di Indonesia.

Hasil pertanian tersebut ada yang dapat dikonsumsi secara langsung dan ada yang harus mengalami proses pengolahan. Daya kreativitas seseorang dalam mengolah dapat menghasilkan makanan yang enak dan unik sehingga memungkinkan dapat memiliki pangsa pasar secara luas.

Pengertian Bahan Pangan Nabati

Bahan pangan nabati adalah bahan pangan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Indonesia merupakan negara tropis yang dianugerahi bermacam-macam jenis bahan nabati, baik buah-buahan maupun sayuran.  Buah-buahan dan sayuran sangat penting sebagai sumber serat, air, vitamin, dan mineral.

Jenis-Jenis Sayuran

Sayuran merupakan sebutan umum bagi bahan pangan yang berasal dari tumbuhan dan biasanya mengandung kadar air tinggi, serta dapat dikonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah secara minimal. Sebutan untuk beraneka jenis sayuran disebut sebagai satur-sayuran atau sayur-mayur.

Sejumlah sayuran dapat dikonsumsi mentah tanpa dimasak terlebih dahulu, sementara yang lainnya harus diolah terlebih dahulu dengan cara direbus, dikukus, digorang, atau disangrai. Saturan berbentuk daun yang dimakan mentah disebut dengan lalapan.

Komposisi setiap jenis saturan berbeda-beda bergantung pada varietas, cara panan, pemeliharaan tanaman, keadaan iklim, tingkat kematangan, kondisi selama pematangan, dan kondisi ruang penyimpanan. Tekstur (kekerasan) sayuran dipengaruhi oleh turgor dari sel-selnya yang masih hidup. Adapun struktur sayuran dapat dibagi menjadi beberapa sistem jaringan, yaitu jaringan kulit, sistem dasar, dan sistem pembuluh.

Bagian Sayuran yang dimanfaatkan

Sayuran yang ditanam bertujuan diambil daun, buah, umbi, atau bunganya. Untuk itu, tanaman sayuran dapat dibedakan berdasarkan bagian yang banyak dimanfaatkan, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Sayuran Daun

Jenis sayuran ini yang paling banyak dimasukkan dalam menu masakan. Bisa dikatakan sayuran jenis daun yang paling dominan ditemukan di pasaran. Anda pun dapat dengan mudah menemukannya, seperti bayam, kangkung, sawi, daun, singkong, kemangi, dan daun melinjo. Kualitas sayuran daun yang baik adalah bagian dauh utuh, tidak membusuk dan tidak berlubang bekas gigitan hama, bagian-bagian daun dan batang masih muda dan berwarna segar, serta bagian daun lebar dan kompak. Contoh sayuran daun adalah sawi, bayam, kangkung, kubis, kol, dan daun singkong.

2. Sayuran Batang

Batang tanaman merupakan bagian dari tumbuhan yang terdiri dari buku dan ruas. Buku adalah tempat menempelkan daun. Sayuran batang adalah sayuran yang dimanfaatkan dari batang tanaman. Walau tidak banyak yang dimanfaatkan, sayuran jenis ini terbilang cukup enak untuk dihidangkan. Biasanya, sayuran jenis ini banyak diolah oleh tukang masak atau koki restoran, bahkan hotel berbintang.

Sayuran Asparagus

Kualitas sayur batang yang baik adalah umur batang yang masih muda, warna sayuran muda, cerah, dan bersih, serta tidak ada bagian-bagian yang busuk atau digigit hama. Contoh sayuran batang adalah rebung, asparagus, batang seledri, kailan, adas, dan kecambah.

3. Sayuran Bunga

Tidak hanya buah yang dimanfaatkan sebagai sayuran, tetapi bunga suatu tanaman pun juga dapat menjadi sayuran. Sebut saja brokoli, bunga kol, hingga bunga pisang atau yang juga dikenal sebagai ontong. Sayuran bunga ini cukup favorit digunakan dalam aneka menu masakan selain sayuran dari buah dan daun. Kualitas sayuran bunga yang baik adalah bunga atau kembang tersusun kompak, warna sayuran segar, tidak ada bagian yang rusak atau digigit hama, dan ukuran bunga besar. Contoh sayuran bunga adalah bunga turi, brokoli, bunga kol, dan bunga pisang.

4. Sayuran Buah

Sayuran jenis ini dimanfaatkan dari buah yang ada pada suatu tanaman. Meski sama-sama berbentuk buah, pada kenyataannya jenis ini sering dimanfaatkan sebagai pelengkap sayuran sehingga buah ini akhirnya dikelompokkan dalam sayuran. Kualitas sayuran buah yang baik adalah tingkat umur yang cukup (tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua), segar dan berwarna cerah, ukuran besar, serta tidak ada bagian buah yang rusak, busuk, atau bekas gigitan hama. Contoh sayuran buah adalah tomat, paprika, cabai, labu siam, mentimun, dan pare.

5. Sayuran Umbi

Bukan hanya daun yang bisa dimanfaatkan sebagai sayuran, melainkan bagian lain seperti umbi juga bisa bermanfaat untuk sayuran. Secara umum, umbi merupakan bentuk akat dan batang yang membesar pada sebuah tanaman karena penimbunan makanan. Kualitas sayuran umbi yang baik adalah sudah cukup umur dan berukuran besar, tidak tumbuh tunas, bagian luar tidak ada yang busuk, memar, atau bekas gigitan hama, serta bentuknya lurus dengan diametet yang proporsional. Contoh sayuran umbi adalah kentang, wortel, lobak, singkong, radis, umbi bit, dan talas.

6.  Sayuran Polong

Ada pula sayuran dari jenis polong-polongan yang bisa Anda masukkan dalam menu lezat Anda sehari-hari. Sayuran jenis ini juga tak begitu sulit untuk didapatkan. Hanya saja, untuk pemanfaatannya tidak sebanyak sayuran daun, bunga, dan buah yang lebih mudah untuk dijadikan campuran bahkan menu utama.

Kacang Merah

Kualitas sayuran polong yang baik adalah sayuran tidak tua, kulit buah masih lurus, dan benjolan biji belum tampak, bentuk buah polos besar dan lurus, warna buah tampak segar, serta tidak ada bagian yang busuk ataupun bekas gigitan hama. Contoh sayuran polong adalah buncis, kacang panjang, kacang merah, dan kedelai.

7. Sayuran Umbi Lapis

Umbi lapis adalah jenis umbi-umbian yang terbentuk dari tumpukan daun yang rapat dalam format roset. Kualitas sayuran umbi lapis yang baik adalah umbi lapis sudah cukup umur, lapisan umbi tebal, kompak, dan tampak berukuran besar, serta tidak ada bagian yang rusak, busuk, atau bekas gigitan hama. Contoh sayuran umbi lapis adalah bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai.

Nah, itulah pengertian bahan pangan nabati beserta jenis, dan bagian sayuran yang bisa dimanfaatkan. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai pangan nabati dan semoga bermanfaat.

Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.