Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Home » Biologi » IPA » Pengertian Pembelahan Amitosis, Mitosis dan Meiosis

Pengertian Pembelahan Amitosis, Mitosis dan Meiosis

2 min read

Pembelahan sel merupakan suatu proses yang membagi satu sel induk menjadi dua atau lebih sel anak dengan cara membelah diri, baik pada organisme uniseluler maupun multiseluler. Pembelahan sel pada organisme uniseluler merupakan cara bagi organisme tersebut melestarikan jenisnya.

Sementara itu, pembelahan sel bagi organisme multiseluler menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan organisme. Pembelahan sel pada organisme multiseluler juga menghasilkan sel-sel gamet yang bermanfaat untuk perkembangbiakan secara generatif.

Pembelahan sel dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu amitosis, mitosis dan meiosis. Adapun penjelasan dari ketiga jenis pembelahan sel tersebut adalah sebagai berikut.

1. Amitosis

Amitosis adalah pembelahan sel yang berlangsung secara sederhana, spontan dan tidak melalui tahap-tahap pembelahan sel, serta tidak melibatkan kromosom. Pembelahan ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik seperti pada bakteri.

Pada organisme prokariotik (tidak memiliki membran inti) seperti bakteri, pembelahan sel terjadi melalui tahapan yang sederhana disebut amitosis (a = tanpa, mitosis = pembelahan inti). Informasi genetik berupa DNA sirkular menempel di membran plasma sel induk dan mulai mengandalan diri.

Selanjutnya, ujung DNA baru yang terbentuk menempel di membran plama (di sisi yang berseberangan). Sel akan membesar hingga mencapai dua kali sel normal, lalu terjadi pembelahan sel menjadi dua bagian yang sama atau hampir sama yang diikuti pembagian DNA baru.

Ketika tidak membelah, sel dalam kondisi interfase. Oleh karena tidak ada fase lain dalam siklus hidupnya, maka hampir seluruh siklus sel prokariotik dalam keadaan interfase.

2. Mitosis

Mitosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak, dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur dan masing-masing sel mempunyai sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya.

Pembelahan secara mitosis menghasilkan sel anakan dengan materi genetik yang identik dengan induknya. Pembelahan mitosis umumnya terjadi pada organisme yang mengalami pertumbuhan, perbaikan, dan perbaikan seksual.

Setiap sel mempunyai siklus hidup masing-masing. Siklus hidup sel terdiri atas dua fase, yaitu fase pertumbuhan (interfase) dan fase pembelahan (mitosis). Adapun masing-masing penjelasannya adalah sebagai berikut.

  • Interfase

Interfase adalah tahap persiapan untuk mitosis. Interfase merupakan fase terpanjang dari siklus sel. Pada saat interfase, sel tidak menunjukkan adanya perubahan morfologi, tetapi sel tersebut aktif melakukan metabolisme. Interfase terdiri atas tiga fase, yaitu gap-1 atau fase tumbuh pertama (G1), sintesis (S), dan gap-2 atau fase tumbuh kedua (G2).

  • Fase Mitosis

Selama pembelahan sel, kromosom dan sitoplasma sama-sama dibagi ke dalam dua sel anakan. Pada pembelahan mitosis terjadi kariokinesis dan sitokinesis secara berurutan. Kariokinesis adalah pembelahan inti menjadi dua dan sitokinesis adalah pembelahan sitoplasma sel. Pembelahan mitosis terdiri atas empat tahap, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase.

3. Meiosis

Meiosis atau pembelahan reduksi adalah pembelahan yang menghasilkan sel anakan dengan jumlah kromosom setengah jumlah kromosom sel induk. Pembelahan meiosis sangat penting bagi organisme yang berkembang biak secara seksual, yaitu dalam proses pembentukan gamet (gemetogenesis).

Meiosis mengalami pembelahan inti dua kali sehingga satu sel diploid (2n) akan menghasilkan empat sel haploid (n). Tahapan pembelahan sel pertama disebut meiosis I dan tahapan dari pembelahan sel kedua disebut meisosis II.

Setiap tahap dalam pembelahan meiosis tersebut memiliki ciri-ciri tertentu. Adapun tahapan pembelahan meiosis adalah sebagai berikut.

  • Interfase = sel mempersiapkan diri untuk membelah secara meiosis saat menjalani fase G1, fase S, dan fase G2 dari interfase. Selama interfase, sel tumbuh ke ukuran dewasa dan menyalin DNA-nya. Dengan demikian, sel sudah memiliki satu set duplikat kromosom saat mulai mengalami mitosis.
  • Meiosis I = pembelahan meiosis terdiri atas empat tahap, yaitu profase I, metafase I, anafase I, dan telofase I.
  • Meiosis II = pada meiosis II terjadi pembagian kromatid tunggal dari setiap kromosom haploid kepada sel anakan. Pembelahan meiosis II terdiri atas empat tahapan, yaitu profase II, metafase II, anafase II, dan telofase II.

Pembelahan meiosis disebut juga pembelahan reduksi karena pada proses pembelahan ini terjadi pengurangan jumlah kromosom menjadi setengah dari kromosom induk. Pembelahan reduksi terjadi pada proses pembentukan sel gamet (gametogenesis).

Meiosis berfungsi untuk menghasilkan gamet yang secara genetik tidak identik dengan induknya sehingga mengakibatkan variasi genetik pada keturunannya.

Baca jugaAnabolisme adalah: Pengertian Anabolisme dan Prosesnya

Nah itulah dia artikel tentang pengertian pembelahan amitosis, mitosis dan meiosis beserta penjelasannya. Demikian artikel yang dapat freedomsiana.id bagikan dan semoga bermanfaat.

Mas Pur Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.